The argument in favor of using filler text goes something like this: If you use real content in the Process, anytime you reach a review point you’ll end up reviewing and negotiating the content itself and not the design.
1. Jadikan “Wishlist” Sebagai Kompas Keputusan Saat masuk ke halaman promo, otak langsung disulut oleh diskon 70 % yang berkilau. Daripada terjebak impulsif, buatlah daftar keinginan (wishlist) terlebih dulu. Dengan menuliskan barang yang memang dibutuhkan, Anda akan lebih mudah menilai apakah promo itu memang menguntungkan atau sekadar jebakan psikologis. 2. Manfaatkan Fitur “Bandingkan Harga” di BelanjaMak […]